Keteknikan Pertanian adalah pendekatan teknik (Engineering) secara luas dalam bidang pertanian yang sangat dibutuhkan untuk melakukan transformasi sumberdaya alam secara efisien dan efektif untuk kebutuhan manusia.
SEJARAH SINGKATCikal bakal Program Studi Keteknikan Pertanian (selanjutnya disingkat PS-KP) ini berawal dari salah satu bagian dari Jurusan Teknik Budidaya Pertanian, yaitu sub-jurusan Mekanisasi Pertanian yang didirikan pada tahun 1975. Pada waktu itu, Sub-jurusan Mekanisasi Pertanian bersama dengan Sub-jurusan Teknologi Hasil Pertanian berada di bawah Jurusan Teknik Budidaya Tanaman pada Fakultas Pertanian. Pada tahun 1980, terbit SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0563/0/1980 tentang pendirian jurusan baru di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, yaitu jurusan Teknologi Pertanian. Jurusan ini membawahi dua sub jurusan yaitu Mekanisasi Pertanian dan Teknologi Hasil Pertanian. Sub jurusan Mekanisasi Pertanian menjadi suatu program studi di bawah jurusan Teknologi Pertanian tahun 1983 yang kemudian pada tahun 1991 berubah nama menjadi Program Studi Teknik pertanian dan pada 2008 berubah menjadi Program Studi Teknik Pertanian berdasarkan Surat Dirjen Dikti No. 1789/D/T/2009. Dan berdasarkan Permendikbud no. 154 tahun 2014, bahwa nomenklatur prodi Keteknikan Pertanian adalah Teknik Pertanian.
BIDANG KEAHLIANProgram Studi Teknik Pertanian terdiri atas beberapa bidang keahlian, seperti:
SEJARAH SINGKATCikal bakal Program Studi Keteknikan Pertanian (selanjutnya disingkat PS-KP) ini berawal dari salah satu bagian dari Jurusan Teknik Budidaya Pertanian, yaitu sub-jurusan Mekanisasi Pertanian yang didirikan pada tahun 1975. Pada waktu itu, Sub-jurusan Mekanisasi Pertanian bersama dengan Sub-jurusan Teknologi Hasil Pertanian berada di bawah Jurusan Teknik Budidaya Tanaman pada Fakultas Pertanian. Pada tahun 1980, terbit SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0563/0/1980 tentang pendirian jurusan baru di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, yaitu jurusan Teknologi Pertanian. Jurusan ini membawahi dua sub jurusan yaitu Mekanisasi Pertanian dan Teknologi Hasil Pertanian. Sub jurusan Mekanisasi Pertanian menjadi suatu program studi di bawah jurusan Teknologi Pertanian tahun 1983 yang kemudian pada tahun 1991 berubah nama menjadi Program Studi Teknik pertanian dan pada 2008 berubah menjadi Program Studi Teknik Pertanian berdasarkan Surat Dirjen Dikti No. 1789/D/T/2009. Dan berdasarkan Permendikbud no. 154 tahun 2014, bahwa nomenklatur prodi Keteknikan Pertanian adalah Teknik Pertanian.
BIDANG KEAHLIANProgram Studi Teknik Pertanian terdiri atas beberapa bidang keahlian, seperti:
- Teknik Pengolahan Hasil Pertanian dan Pangan;
- Teknik Tanah dan Air;
- Teknik Mesin Pertanian;.
Keahlian tersebut di atas didukung dengan penguasaan ilmu komputer dan mekatronika.
PROFIL LULUSAN/ALUMNI Lulusan Program Studi Teknik Pertanian Strata Sarjana harus memiliki kemampuan minimal dalam penyelesaian pekerjaan melalui pendekatan prinsip prinsip Teknik, sistem, dan manajemen di bidang pertanian, yang meliputi:
1. mengidentifikasi, merumuskan, dan memberikan solusi pemecahan masalah, berdasarkan prinsip-prinsip Teknik;
2. merancang bangun, mengkonstruksi dan mengelola sumber daya alam pertanian, peralatan dan proses dalam system pertanian;3. melaksanakan, menganalisis, menginterpretasi, memberikan alternative solusi, dan mengaplikasikan eksperimen untuk meningkatkan kinerja system pertanian.
Lulusan dapat memberikan kontribusi dalam pemecahan permasalahan dengan beberapa alternative solusi di bidang teknik pertanian yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki kemampuan:1. bersikap dan berperilaku professional dan inovatif dalam berkarya dan berkarir di bidang Teknik pertanian;
2. mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian untuk dapat berkontribusi pada pengembangan bidang pertanian ;3. mampu berkomunikasi ilmiah secara efektif termasuk bahasa Inggris dan tanggap terhadap penerapan ilmu dan teknologi di bidang Teknik pertanian.
Disamping itu, alumni Teknik Pertanian Unhas memiliki kemampuan dalam:1. penguasaan ICT;
2. bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan di lingkungan kerjanya;
3. mengembangkan diri dan berfikir logis analitis; dan4.menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan tanggung jawab professional serta kemampuan beradaptasi dan mengembangkan kreatifitas berdasarkan benua bahari.
FASILITASDi samping ruang kuliah yang berfasilitas multimedia dan berpendingin, Program Studi Teknik Pertanian UNHAS memiliki laboratorium, workshop/bengkel, experimental farm dan perpustakaan.
Laboratorium yang dimiliki adalah:
1. Laboratorium Teknik Pengolahan Hasil Pertanian dan Pangan.
2. Laboratorium Energi dan Elektirifikasi
3. Laboratorium Mekatronika Pertanian
4. Laboratorium Agro-InformasiLaboratorium Teknik Tanah dan Air
5. Laboratorioum Teknik Alat dan Mesin Pertanian
6. Unit Bengkel7. Teaching Industry
Untuk keperluan praktek lapang mahasiswa, Program Studi Teknik Pertanian UNHAS memiliki Expermental Farm seluas ± 2 Ha.
1. mengidentifikasi, merumuskan, dan memberikan solusi pemecahan masalah, berdasarkan prinsip-prinsip Teknik;
2. merancang bangun, mengkonstruksi dan mengelola sumber daya alam pertanian, peralatan dan proses dalam system pertanian;3. melaksanakan, menganalisis, menginterpretasi, memberikan alternative solusi, dan mengaplikasikan eksperimen untuk meningkatkan kinerja system pertanian.
Lulusan dapat memberikan kontribusi dalam pemecahan permasalahan dengan beberapa alternative solusi di bidang teknik pertanian yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki kemampuan:1. bersikap dan berperilaku professional dan inovatif dalam berkarya dan berkarir di bidang Teknik pertanian;
2. mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian untuk dapat berkontribusi pada pengembangan bidang pertanian ;3. mampu berkomunikasi ilmiah secara efektif termasuk bahasa Inggris dan tanggap terhadap penerapan ilmu dan teknologi di bidang Teknik pertanian.
Disamping itu, alumni Teknik Pertanian Unhas memiliki kemampuan dalam:1. penguasaan ICT;
2. bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan di lingkungan kerjanya;
3. mengembangkan diri dan berfikir logis analitis; dan4.menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan tanggung jawab professional serta kemampuan beradaptasi dan mengembangkan kreatifitas berdasarkan benua bahari.
FASILITASDi samping ruang kuliah yang berfasilitas multimedia dan berpendingin, Program Studi Teknik Pertanian UNHAS memiliki laboratorium, workshop/bengkel, experimental farm dan perpustakaan.
Laboratorium yang dimiliki adalah:
1. Laboratorium Teknik Pengolahan Hasil Pertanian dan Pangan.
2. Laboratorium Energi dan Elektirifikasi
3. Laboratorium Mekatronika Pertanian
4. Laboratorium Agro-InformasiLaboratorium Teknik Tanah dan Air
5. Laboratorioum Teknik Alat dan Mesin Pertanian
6. Unit Bengkel7. Teaching Industry
Untuk keperluan praktek lapang mahasiswa, Program Studi Teknik Pertanian UNHAS memiliki Expermental Farm seluas ± 2 Ha.
Visi
"Sebagai Lembaga Pendidikan Keteknikan Pertanian yang Kompeten, Kompetitif dan Professional yang berlandaskan nilai-nilai budaya maritim"
Misi
"Mengembangkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang keteknikan pertanian untuk menjawab tantangan pertanian, pangan, dan sumber daya alam serta lingkungan melalui pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat secara terintegrasi"
Tujuan
Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di bidang Teknik pertanian dengan tujuan utama yaitu untuk menghasilkan lulusan yang:
- menguasai ilmu pertanian, dasar-dasar Teknik, alat dan mesin pertanian, ilmu sistem dan manajemen, sistem kontrol dan instrumentasi, sumberdaya alam dan lingkungan, pengolahan hasil pertanian dan pangan, energi dan elektrifikasi, teknologi informasi dan komunikasi, dan etika profesi Teknik serta kewirausahaan,
- dapat berperan sebagai seorang perancang, manajer, dan analis pada sistem pertanian. Selain itu juga dapat menjadi seorang wirausaha yang berkontribusi dalam pemecahan permasalahan dengan beberapa alternatif solusi di bidang teknik pertanian yang dapat dipertanggungjawabkan melalui pendekatan prinsip-prinsip Teknik, sistem, dan manajemen di bidang pertanian.
0 komentar:
Posting Komentar