Jurusan Teknologi Merupakan salah satu jurusan pada Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Jurusan didirikan pada Tahun 1975 Fakultas Pertanian Unhas membentuk Bagian Mekanisasi dan Teknologi Hasil Pertanian. Kedua bagian itu saat ini telah menjadi program studi Keteknikan Pertanian dan Ilmu dan Teknologi Pertanian
Selasa, 26 September 2017
PROGRAM STUDI KETEKNIKAN PERTANIAN (KP)
September 26, 2017
No comments
Keteknikan Pertanian adalah pendekatan teknik (Engineering) secara luas dalam bidang pertanian yang sangat dibutuhkan untuk melakukan transformasi sumberdaya alam secara efisien dan efektif untuk kebutuhan manusia.
SEJARAH SINGKATCikal bakal Program Studi Keteknikan Pertanian (selanjutnya disingkat PS-KP) ini berawal dari salah satu bagian dari Jurusan Teknik Budidaya Pertanian, yaitu sub-jurusan Mekanisasi Pertanian yang didirikan pada tahun 1975. Pada waktu itu, Sub-jurusan Mekanisasi Pertanian bersama dengan Sub-jurusan Teknologi Hasil Pertanian berada di bawah Jurusan Teknik Budidaya Tanaman pada Fakultas Pertanian. Pada tahun 1980, terbit SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0563/0/1980 tentang pendirian jurusan baru di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, yaitu jurusan Teknologi Pertanian. Jurusan ini membawahi dua sub jurusan yaitu Mekanisasi Pertanian dan Teknologi Hasil Pertanian. Sub jurusan Mekanisasi Pertanian menjadi suatu program studi di bawah jurusan Teknologi Pertanian tahun 1983 yang kemudian pada tahun 1991 berubah nama menjadi Program Studi Teknik pertanian dan pada 2008 berubah menjadi Program Studi Teknik Pertanian berdasarkan Surat Dirjen Dikti No. 1789/D/T/2009. Dan berdasarkan Permendikbud no. 154 tahun 2014, bahwa nomenklatur prodi Keteknikan Pertanian adalah Teknik Pertanian.
BIDANG KEAHLIANProgram Studi Teknik Pertanian terdiri atas beberapa bidang keahlian, seperti:
SEJARAH SINGKATCikal bakal Program Studi Keteknikan Pertanian (selanjutnya disingkat PS-KP) ini berawal dari salah satu bagian dari Jurusan Teknik Budidaya Pertanian, yaitu sub-jurusan Mekanisasi Pertanian yang didirikan pada tahun 1975. Pada waktu itu, Sub-jurusan Mekanisasi Pertanian bersama dengan Sub-jurusan Teknologi Hasil Pertanian berada di bawah Jurusan Teknik Budidaya Tanaman pada Fakultas Pertanian. Pada tahun 1980, terbit SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0563/0/1980 tentang pendirian jurusan baru di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, yaitu jurusan Teknologi Pertanian. Jurusan ini membawahi dua sub jurusan yaitu Mekanisasi Pertanian dan Teknologi Hasil Pertanian. Sub jurusan Mekanisasi Pertanian menjadi suatu program studi di bawah jurusan Teknologi Pertanian tahun 1983 yang kemudian pada tahun 1991 berubah nama menjadi Program Studi Teknik pertanian dan pada 2008 berubah menjadi Program Studi Teknik Pertanian berdasarkan Surat Dirjen Dikti No. 1789/D/T/2009. Dan berdasarkan Permendikbud no. 154 tahun 2014, bahwa nomenklatur prodi Keteknikan Pertanian adalah Teknik Pertanian.
BIDANG KEAHLIANProgram Studi Teknik Pertanian terdiri atas beberapa bidang keahlian, seperti:
- Teknik Pengolahan Hasil Pertanian dan Pangan;
- Teknik Tanah dan Air;
- Teknik Mesin Pertanian;.
Keahlian tersebut di atas didukung dengan penguasaan ilmu komputer dan mekatronika.
PROFIL LULUSAN/ALUMNI Lulusan Program Studi Teknik Pertanian Strata Sarjana harus memiliki kemampuan minimal dalam penyelesaian pekerjaan melalui pendekatan prinsip prinsip Teknik, sistem, dan manajemen di bidang pertanian, yang meliputi:
1. mengidentifikasi, merumuskan, dan memberikan solusi pemecahan masalah, berdasarkan prinsip-prinsip Teknik;
2. merancang bangun, mengkonstruksi dan mengelola sumber daya alam pertanian, peralatan dan proses dalam system pertanian;3. melaksanakan, menganalisis, menginterpretasi, memberikan alternative solusi, dan mengaplikasikan eksperimen untuk meningkatkan kinerja system pertanian.
Lulusan dapat memberikan kontribusi dalam pemecahan permasalahan dengan beberapa alternative solusi di bidang teknik pertanian yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki kemampuan:1. bersikap dan berperilaku professional dan inovatif dalam berkarya dan berkarir di bidang Teknik pertanian;
2. mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian untuk dapat berkontribusi pada pengembangan bidang pertanian ;3. mampu berkomunikasi ilmiah secara efektif termasuk bahasa Inggris dan tanggap terhadap penerapan ilmu dan teknologi di bidang Teknik pertanian.
Disamping itu, alumni Teknik Pertanian Unhas memiliki kemampuan dalam:1. penguasaan ICT;
2. bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan di lingkungan kerjanya;
3. mengembangkan diri dan berfikir logis analitis; dan4.menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan tanggung jawab professional serta kemampuan beradaptasi dan mengembangkan kreatifitas berdasarkan benua bahari.
FASILITASDi samping ruang kuliah yang berfasilitas multimedia dan berpendingin, Program Studi Teknik Pertanian UNHAS memiliki laboratorium, workshop/bengkel, experimental farm dan perpustakaan.
Laboratorium yang dimiliki adalah:
1. Laboratorium Teknik Pengolahan Hasil Pertanian dan Pangan.
2. Laboratorium Energi dan Elektirifikasi
3. Laboratorium Mekatronika Pertanian
4. Laboratorium Agro-InformasiLaboratorium Teknik Tanah dan Air
5. Laboratorioum Teknik Alat dan Mesin Pertanian
6. Unit Bengkel7. Teaching Industry
Untuk keperluan praktek lapang mahasiswa, Program Studi Teknik Pertanian UNHAS memiliki Expermental Farm seluas ± 2 Ha.
1. mengidentifikasi, merumuskan, dan memberikan solusi pemecahan masalah, berdasarkan prinsip-prinsip Teknik;
2. merancang bangun, mengkonstruksi dan mengelola sumber daya alam pertanian, peralatan dan proses dalam system pertanian;3. melaksanakan, menganalisis, menginterpretasi, memberikan alternative solusi, dan mengaplikasikan eksperimen untuk meningkatkan kinerja system pertanian.
Lulusan dapat memberikan kontribusi dalam pemecahan permasalahan dengan beberapa alternative solusi di bidang teknik pertanian yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki kemampuan:1. bersikap dan berperilaku professional dan inovatif dalam berkarya dan berkarir di bidang Teknik pertanian;
2. mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian untuk dapat berkontribusi pada pengembangan bidang pertanian ;3. mampu berkomunikasi ilmiah secara efektif termasuk bahasa Inggris dan tanggap terhadap penerapan ilmu dan teknologi di bidang Teknik pertanian.
Disamping itu, alumni Teknik Pertanian Unhas memiliki kemampuan dalam:1. penguasaan ICT;
2. bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan di lingkungan kerjanya;
3. mengembangkan diri dan berfikir logis analitis; dan4.menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan tanggung jawab professional serta kemampuan beradaptasi dan mengembangkan kreatifitas berdasarkan benua bahari.
FASILITASDi samping ruang kuliah yang berfasilitas multimedia dan berpendingin, Program Studi Teknik Pertanian UNHAS memiliki laboratorium, workshop/bengkel, experimental farm dan perpustakaan.
Laboratorium yang dimiliki adalah:
1. Laboratorium Teknik Pengolahan Hasil Pertanian dan Pangan.
2. Laboratorium Energi dan Elektirifikasi
3. Laboratorium Mekatronika Pertanian
4. Laboratorium Agro-InformasiLaboratorium Teknik Tanah dan Air
5. Laboratorioum Teknik Alat dan Mesin Pertanian
6. Unit Bengkel7. Teaching Industry
Untuk keperluan praktek lapang mahasiswa, Program Studi Teknik Pertanian UNHAS memiliki Expermental Farm seluas ± 2 Ha.
Visi
"Sebagai Lembaga Pendidikan Keteknikan Pertanian yang Kompeten, Kompetitif dan Professional yang berlandaskan nilai-nilai budaya maritim"
Misi
"Mengembangkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang keteknikan pertanian untuk menjawab tantangan pertanian, pangan, dan sumber daya alam serta lingkungan melalui pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat secara terintegrasi"
Tujuan
Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di bidang Teknik pertanian dengan tujuan utama yaitu untuk menghasilkan lulusan yang:
- menguasai ilmu pertanian, dasar-dasar Teknik, alat dan mesin pertanian, ilmu sistem dan manajemen, sistem kontrol dan instrumentasi, sumberdaya alam dan lingkungan, pengolahan hasil pertanian dan pangan, energi dan elektrifikasi, teknologi informasi dan komunikasi, dan etika profesi Teknik serta kewirausahaan,
- dapat berperan sebagai seorang perancang, manajer, dan analis pada sistem pertanian. Selain itu juga dapat menjadi seorang wirausaha yang berkontribusi dalam pemecahan permasalahan dengan beberapa alternatif solusi di bidang teknik pertanian yang dapat dipertanggungjawabkan melalui pendekatan prinsip-prinsip Teknik, sistem, dan manajemen di bidang pertanian.
PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN (ITP)
September 26, 2017
No comments
PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN (ITP)
Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (PS ITP) sebelumnya bernama Teknologi Hasil Pertanian (PS THP) yang didirikan pada tanggal 1 Februari 1983. Perubahan nama Program Studi tersebut didasarkan pada SK DIKTI No. 1789/D/T/2009 tanggal 5 Oktober 2009. PS ITP berada di bawah Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian UNHAS, Makassar.
Program Studi ini memiliki kompetensi utama yaitu :
- Memahami ilmu dasar teknologi pengolahan sebagai landasan dalam menganalisa dan penerapan teknologi di bidang pengolahan hasil pertanian
- Kemampuan analisa mutu pangan secara kimia, mikrobiologi dan sensorik serta pengendalian mutu pangan.
- Memahami teknologi pengolahan hasil pertanian dalam arti luas (hasil hortikultura, perkebunan dan hasil laut serta ternak), manajemen dan perencanaan serta tata letak aliran bahan di dalam industri, proses pengemasan, sistem sanitasi dan pengelolaan limbahnya.
- Mampu menerapkan ilmu dan teknologi serta manajemen pengolahan hasil pertanian
- Mampu melakukan perencanaan, pengelolaan dan evaluasi di bidang rekayasa pengolahan pangan, mikrobiologi dan bioteknologi pangan, kimia analisa dan pengawasan mutu
- Mengerti dan mampu melihat peluang di masa depan dengan mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi yang berorientasi pada pengembangan produk pangan baru serta daya terima konsumen
- Menguasai konsep dasar manajerial dalam pengembangan kewirausahaan di bidang agroindustri pangan
- Mampu merumuskan suatu masalah secara ilmiah dalambentuk proposal dan melaksanakan penelitian dengan metode yang sah serta mampu membuat dan menyajikan laporan hasil pertanian.
Profil Lulusan
Melihat kompetensi utama dari Prodi ITP, lulusan dari prodi ini dapat berkarir di bidang industri pengolahan pangan, seperti Indofood, Garuda Food, atau industri pangan lainnya, serta juga dapat berkarir di perkebunan, perbankan, sebagai peneliti di lembaga penelitian, serta dinas pemerintah seperti Dinas Pertanian, atau Dinas Ketahanan Pangan. Namun tidak sedikit lulusan dari Prodi ITP yang berwiraswasta atau menjadi enterpreneurship dibidang Teknologi Pengolahan Pangan
Staf Pengajar Prodi ITP
PS ITP memiliki staf dosen tetap sebanyak 17 orang dengan kualifikasi; berpendidikan S3 = 9 orang, berpendidikan S2 = 8 orang (4 diantaranya sementara melanjutkan studi S3). Berdasarkan jabatan terdiri atas: Asisten Ahli = 4 orang; Lektor = 4 orang; Lektor Kepala = 3 orang; Guru Besar = 6 orang. Dosen tetap yang memiliki Sertifikat Pendidik Profesional/Guru Besar = 11 orang.
Untuk periode 2008-2012 karya ilmiah staf dosen Program Studi ITP berjumlah 55 buah yang dimuat di dalam jurnal internasional dan nasional. Sementara yang dipresentasikan pada seminar lokal, nasional dan internasional berjumlah 44 naskah dan sebagai peserta seminar lokal dan nasional berjumlah 35 naskah. Karya ilmiah dalam bentuk buku yakni sejumlah 5 judul. Karya ilmiah dosen yang sudah terdaftar untuk mendapatkan paten yakni 6 buah (4 diantaranya sudah mendapatkan sertifikat paten).
Sarana Pendukung
Sarana penunjang yang dimiliki berupa ruang kuliah, laboratorium, ruang seminar, ruang baca dan perpustakaan dilengkapi dengan prasarana AC, LCD, dan koneksi intra/internet. Perpustakaan memiliki koleksi jurnal nasional dan internasional, text book, prosiding, dan tugas akhir mahasiswa (skripsi). Kemampuan jaringan akan dikembangkan melalui pemasangan jaringan Wimax.
Untuk Laboratorium, Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan memiliki empat buah laboratorium yaitu :
- Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi Pangan
- Laboratorium Kimia Analisa dan Pengawasan Mutu
- Laboratorium Pengolahan Pangan
- Laboratorium Pengembangan Produk
Tiap laboratorium dilengkapi dengan peralatan-peralatan yang dapat menunjang proses perkuliahan, praktikum dan penelitian mahasiswa dan staf dosen
VISI Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan
Menjadikan Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) sebagai salah satu pusat pendidikan, penelitian, dan pengembangan agroindustri pangan terkemuka di Indonesia berlandaskan nilai-nilai budaya berbasis benua maritim
Budaya berbasis benua maritim dapat dijabarkan kedalam :
KEBERSAMAAN (akomodatif, adaptif, kreatif)
KEADILAN (kepemimpinan, kepeloporan, kepedulian)
KESUNGGUHAN (pengembangan kapasitas diri, semangat hidup, semangat kewirausahaan, keuletan)
KEBERSAMAAN (akomodatif, adaptif, kreatif)
KEADILAN (kepemimpinan, kepeloporan, kepedulian)
KESUNGGUHAN (pengembangan kapasitas diri, semangat hidup, semangat kewirausahaan, keuletan)
Nilai-nilai tersebut menjadi nilai-nilai dasar bagi proses kelangsungan modal sosial dalam kehidupan bersanding (co-existence) untuk maju bersama (co-evolution)
Misi Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan
- Menghasilkan lulusan (sarjana S1) yang cakap dan terampil dalam bidang agroindustri pangan dan berwawasan luas serta berkepribadian dengan menjunjung tinggi moral dan etika.
- Melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat untuk pengembangan agroindustri pangan
Tujuan Prodi ITP yaitu :
- Bidang Pendidikan: Menghasilkan lulusan (sarjana S1) yang cakap, terampil, memiliki daya juang dan dedikasi tinggi serta bermoral (berakhlak) baik.
- Bidang Penelitian: Menghasilkan luaran penelitian yang bersifat dasar dan terapan sebagai upaya untuk memperoleh temuan, dan peningkatan nilai tambah produk pangan.
- Bidang Pengabdian: Menghasilkan binaan industri pangan, petani/nelayan, pedagang dan pengusaha kecil di bidang pangan agar dapat meningkatkan taraf hidupnya.
